Robohnya Dinding Penghalang Kebahasaan Diantara Kita

Tuhan telah menganugerahkan kita kehidupan di dunia yang sangat indah. Kita sangat diberkati bisa tinggal di dalam dunia yang penuh keragaman dengan berbagai variasi budaya dan tentu saja, bahasa. Manusia mampu mengembangkan bahasa dengan tujuan untuk dapat berkomunikasi satu sama lain. Bahasa menjadi alat pemersatu umat manusia. Akan tetapi, ada banyak orang yang hidup di berbagai belahan dunia, sehingga masing-masing mereka mengembangkan bahasa sendiri. Pada akhirnya, ini dapat menjadi penghalang bagi kita makhluk Tuhan untuk bersatu, apabila kita tidak mampu berkomunikasi baik dengan sesama.

penerjemahan

Disinilah peranan penerjemahan menjadi sangat penting. Apakah pengertian dari penerjemahan? Sebuah definisi sederhana mengenai penerjemahan dari Kamus Merriam-Webster menyatakan bahwa penerjemahan adalah kata-kata yang telah diubah dari satu bahasa menjadi bahasa yang berbeda. Dengan melakukan penerjemahan, kita dapat dengan mudah memahami makna dari bahasa asing yang sangat berbeda dari bahasa kita. Tidak ada lagi penghalang dalam berkomunikasi dengan orang dari negara yang berbeda.

Di masa kini, teknologi juga membantu kita dalam menyederhanakan proses penerjemahan. Mungkin di masa lampau, kita membutuhkan jasa penerjemahan dari seseorang untuk membantu kita berbicara dengan orang asing. Akan tetapi saat ini, hanya dengan sekali ‘klik’ pada telepon pintar, kita mampu memahami arti dari bahasa asing dengan cepat. Sehingga amatlah benar bahwa sekarang langit adalah batasannya. Kita dapat melakukan perjalanan kemana pun dan ke tempat yang belum pernah kita dengar atau lihat sebelumnya. Kita tidak perlu takut lagi kalau kita tidak akan mengerti kata-kata dari orang asing.

Sekarang kita memandang bahasa sebagai kekayaan dari dunia kita yang indah ini. Perbedaan bahasa bukanlah hambatan bagi kita lagi. Dengan penerjemahan sederhana, kita dapat melakukan percakapan yang nyaman dengan orang lain yang memiliki bahasa berbeda dari kita.

Menyampaikan Pesan dari Bahasa Sumber ke dalam Bahasa Sasaran dengan Baik dan Luwes Tanpa Mengubah Pesan

Seperti saat mengerjakan sebuah pekerjaan, saat mengerjakan penerjemahan pun dibutuhkan perhatian yang baik pada beberapa hal, yang akan berdampak baik pada hasil terjemahan yang dikerjakan. Di antara beberapa hal yang perlu diperhatikan adalah mencoba memahami isi pesan-pesan yang ingin disampaikan dalam bahasa sumber terlebih dahulu, dan kemudian bagaimana memparafrasekan isi pesan-pesan tersebut ke dalam bahasa sasaran yang sederhana dan mudah dipahami namun tidak mengubah pesan.
1. Memahami isi pesan

contents
Pesan dalam bahasa sumber dapat dipengaruhi berbagai hal, seperti budaya di mana bahasa sumber digunakan, kebiasaan atau cara pengungkapannya, tata bahasa, termasuk kosa kata yang biasa digunakan. Sebagai contoh: perumpamaan dalam bahasa sumber bisa saja tidak serta merta bisa dimengerti oleh pengguna bahasa sasaran. Beberapa perumpamaan dalam Bahasa Indonesia, misalnya, belum tentu dapat kita temukan padanannya dalam Bahasa Inggris, bila kita sekadar menerjemahkannya secara langsung. Begitu pula berlaku sebaliknya. Banyak contoh yang sering bisa kita temukan dan menjadi lelucon di media sosial, terjemahan-terjemahan langsung dari perumpamaan Bahasa Indonesia ke dalam Bahasa Inggris, misalnya: “Malu-malu Kucing” menjadi “Shy-shy Cat”, dan banyak lainnya.

  1. Memparafrasekan isi pesan dari bahasa sumber ke dalam bahasa sasaran

paraphrase
Tata bahasa, cara pengungkapan maupun kosa kata bahasa sumber seringkali jauh berbeda ataupun sulit ditemukan padanannya dalam bahasa sumber. Hasil terjemahan, bagaimanapun, dituntut untuk dapat mudah dipahami secara sederhana dan sesuai dengan tata bahasa sasaran, dengan tidak mengubah pesan yang hendak disampaikan dalam bahasa sumber. Gagasan dari penerjemahan adalah menyampaikan pesan yang dimaksudkan dari bahasa sumber ke dalam bahasa sasaran. Semakin jelas hasil pesan tersebut nampak pada bahasa sasaran, semakin baik nilai sebuah terjemahan.
Sebagai simpulannya, untuk mendapatkan hasil terjemahan yang baik diperlukan beberapa hal yang harus diperhatikan. Di antara hal-hal tersebut adalah memahami isi pesan-pesan yang ingin disampaikan dalam bahasa sumber terlebih dahulu, dan kemudian memparafrasekan isi pesan-pesan tersebut ke dalam bahasa sasaran yang sederhana dan mudah dipahami namun tidak mengubah pesan. Terjemahan yang berhasil adalah terjemahan yang membawa semakin lengkap dan akurat pesan yang ingin disampaikan oleh penulis kepada pembacanya dalam bahasa sasaran.

Bacaan Bahasa Inggris Ini Bikin Kamu Terbahak-bahak

Kondisi ini dimanfaatkan banyak pihak untuk mencari keuntungan dalam berbagai hal seperti kursus bahasa Inggris atau jasa penerjemahan. Namun, isi promosi dalam bahasa Inggris sering kali disampaikan dalam tulisan salah. Bahkan selebaran yang ...
thank you anindyatrans

Latar Budaya Inggris Di Balik Terjemahan Ungkapan "Thank You Behorehand"

“ Terima kasih sebelumnya” merupakan sebuah ekspresi ucapan terima kasih yang cukup familiar di telinga masyarakat Indonesia. Namun, pernahkan kita berpikir, di negara-negara barat yang mayoritas bahasa ibunya adalah Inggris juga memiliki ekspresi ucapan terima kasih yang sama seperti yang disebutkan sebelumnya. Bagi sebagian orang yang masih awam, mereka bisa dengan mudah menerjemahkan ekspresi tersebut ke dalam bahasa Inggris menjadi “Thanks before.” Sebagai orang Indonesia, dengan mudah kita dapat mengerti dan memahami arti dari tersebut.

Di Indonesia, ekspresi “terima kasih sebelumnya” memiliki arti bahwa seseorang berterima kasih pada orang lain karena kesediaan mereka untuk dimintai pertolongan meskipun orang yang diminta pertolongan belum melakukan apapun, hanya sebatas kesanggupan saja. Namun, sebagai penutur bahasa Inggris, mereka tidak akan serta merta memahami ekspresi “thanks before” karena mereka memiliki ekspresi yang berbeda yaitu, “thanks beforehand/ thanks anyway,” merupakan ekspresi yang umum digunakan oleh para penutur bahasa Inggris untuk mengungkapkan “terima kasih sebelumnya.”

Kebanyakan orang yang awam akan menerjemahkan ekspresi tersebut  kata per kata ke dalam bahasa target;  sebagaimana contoh diatas “terima kasih sebelumnya”; terima kasih à thanks, sebelumnya à before. Akan tetapi, terjemahan tidak melulu soal penerjemahan kata-kata melaikan juga mengenai makna yang ada dibalik kata-kata tersebut.

Menurut kamus Merriam-Webster, terjemahan adalah “kata yang telah mengalami perubahan dari suatu bahasa ke bahasa lain yang berbeda: kata yang telah diterjemahkan.” Hal ini, tidaklah selalu benar karena bahasa sendiri tidak hanya mengenai kata-kata. Kata-kata yang ada di dalam bahasa merupakan suatu simbol yang kita pergunakan untuk menggambarkan sesuatu dalam dunia kita.

Kesimpulannya, terjemahan tidak hanya menerjemahkan kata-kata ke dalam bahasa target tetapi lebih kepada menerjemahkan makna/ide yang ada di balik kata-kata tersebut. Oleh karena itu, kita seharusnya memahami ide yang terdapat dibalik kata-kata tersebut untuk mendapatkan terjemahan yang baik. Mengetahui apa yang ada dalam bahasa ibu kita juga tidaklah cukup selain menguasai bahasa target kita juga seharusnya mengetahui latar budaya negara dimana bahasa target itu berasal.

Pengaruh tata bahasa Inggris

Saya mencoba menyarikan pokok-pokok pikirannya di dalam tulisan ini dengan menambah satu kasus tambahan, yaitu penggunaan "di mana". Setiap kasus akan diawali dengan serangkai contoh yang diberi kode A (struktur bahasa Inggris), B (terjemahan ...
Hubungi Kami
Arah Jalan